Sebanyak 267 Orang di Indramayu Ikuti Operasi Katarak Gratis UPZ Baznas Telkom Grup

INDRAMAYU — Sebanyak 267 warga prasejahtera di Kabupaten Indramayu mendapatkan layanan operasi katarak gratis. Program bakti sosial ini terlaksana berkat kolaborasi strategis antara UPZ BAZNAS Telkom Group, RSUD Mursid Syafiuddin, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), Matahati, dan Selaras guna memperluas akses pelayanan kesehatan mata masyarakat.


Kegiatan dibuka langsung oleh Direktur RSUD Mursid Syafiuddin, dr. Widiyana, M.M., didampingi jajaran manajemen Telkom Daerah Indramayu, yakni Donald Romaldy Bartels selaku Head of Telkom Daerah Indramayu dan Rindang Cahyadi selaku Manajer District Cirebon PT Telkom Infrastruktur Indonesia.


Dalam sambutannya, dr. Widiyana menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi yang terjalin. Ia menegaskan katarak masih menjadi pemicu kebutaan tertinggi, sehingga intervensi medis ini sangat bermakna. "Kolaborasi ini tidak hanya mengembalikan penglihatan, tetapi juga membangkitkan kembali harapan hidup dan produktivitas masyarakat," ujarnya.


Apresiasi senada diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. H. Wawan Ridwan, M.M. Ia menilai inisiatif ini mencerminkan kerja sama Pentahelix yang solid antara pemerintah, lembaga filantropi, organisasi profesi, dan fasilitas kesehatan. Langkah nyata ini sejalan dengan visi Indramayu Bermartabat sekaligus target nasional dalam penanggulangan gangguan penglihatan, terutama bagi warga pelosok yang membutuhkan akses operasi berkualitas tanpa biaya.


Sementara itu, perwakilan manajemen Telkom, Donald Romaldy Bartels, menegaskan komitmen perseroan untuk senantiasa menghadirkan nilai sosial di luar layanan telekomunikasi. "Dana yang disalurkan merupakan amanah zakat seluruh karyawan Telkom Group. Kami meyakini, setitik cahaya yang kembali terlihat oleh bapak dan ibu hari ini menjadi sumber keberkahan bagi kami. Kemitraan profesional dan tulus bersama RSUD Mursid serta PERDAMI diharapkan terus terawat demi Indramayu yang lebih sehat," tutur Donald.


Katarak yang tidak tertangani berdampak signifikan menurunkan kemandirian dan kualitas hidup penderitanya. Melalui pemulihan penglihatan ini, para pasien diharapkan dapat kembali beraktivitas optimal. Bagi UPZ BAZNAS Telkom Group, agenda tahunan ini menegaskan konsistensi pengelolaan dana sosial yang berkelanjutan—menjadikan zakat instrumen nyata untuk mengangkat kesejahteraan dan memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat.

Sumber: https://depostjabar.com/news_detail?slug=sebanyak-267-orang-di-indramayu-ikuti-operasi-katarak-gratis-upz-baznas-telkom-grup-152