Sinergi Digitalisasi Zakat: UPZ Telkom, BAZIS BTN, dan HIPMI Berkolaborasi
UPZ BAZNAS Telkom mengadakan sharing session digitalisasi pengelolaan zakat bersama UPZ BTN dan UPZ HIPMI. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi, berbagi pengalaman, dan mempercepat implementasi sistem manajemen zakat berbasis digital.
Bandung, 6 Maret 2025 – UPZ Telkom sukses menggelar Sharing Session Digitalisasi UPZ Telkom yang dihadiri oleh perwakilan UPZ Bank Tabungan Negara (BTN) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Acara yang berlangsung di Ruang Meeting UPZ BAZNAS Telkom dan melalui Zoom ini, menjadi wadah untuk bertukar informasi dan pengalaman dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat melalui platform digital.
Sambutan dan Semangat Kolaborasi
Acara dibuka dengan sambutan dari Bu Ningwahyu (Manajemen Telkom HCSO), yang menekankan pentingnya semangat dalam pengelolaan zakat. Sambutan dilanjutkan oleh Pak Tajudin (Ketua Pelaksana Harian UPZ BTN), yang menyampaikan harapan agar sharing session ini dapat meningkatkan jumlah muzaki dan kualitas pelaporan zakat. Bu Marviarum (Sekretaris Umum Badan Otonom BPP HIPMI Syariah dan Pembina UPZ HIPMI) memberikan profil UPZ HIPMI, menyoroti peran aktif pengusaha muda dalam kegiatan sosial dan zakat. Pak Haris (perwakilan BAZNAS RI) mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh setiap UPZ, menekankan tanggung jawab bersama dalam memajukan pengelolaan zakat.
Diskusi Intensif dan Kebutuhan Digitalisasi
Sesi diskusi dipandu oleh Pak Johni Purwantoro (Ketua UPZ Baznas Telkom), yang memaparkan sejarah digitalisasi di UPZ Telkom sebagai referensi bagi UPZ lain. Diskusi berfokus pada langkah-langkah implementasi sistem digital dalam pengelolaan zakat. Pertanyaan mengenai kesiapan modul atau aplikasi Manajemen Zakat dalam sesi diskusi mencerminkan kebutuhan mendesak untuk mempercepat implementasi sistem manajemen zakat di masing-masing UPZ.
Selanjutnya dalam sesi diskusi perlu penekanan dalam hal pentingnya pembentukan prototipe Business Process (Bispro) sebelum mengembangkan Sistem Manajemen Digital. Hal ini bertujuan untuk memastikan sistem yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing UPZ.
Pentingnya tahapan implementasi sistem manajemen digital dalam pengelolaan operasional UPZ juga menjadi perhatian, dengan Tim IT UPZ Telkom siap memberikan sharing lebih lanjut.
Sharing Session ini menegaskan komitmen bersama untuk meningkatkan pengelolaan zakat yang lebih baik dan berdampak. Diskusi yang produktif dan kolaboratif diharapkan dapat mempersiapkan UPZ untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Upaya bersama ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah muzaki, efisiensi pelaporan zakat, dan mendorong inovasi dalam sistem pengelolaan zakat di Indonesia. Sinergi antar lembaga ini diharapkan dapat memaksimalkan pengelolaan zakat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.